Thursday, May 23, 2019

Cara Mengetahui Komponen yang Rusak Penyebab Printer Epson seri L hasil Print Bergaris atau Bolong-bolong

Untuk kasus printer Epson yang hasil print nya tidak sempurna misalnya hasil print bergaris, hasil print bolong bolong atau warna hasil print yang tidak sesuai atau bahkan tinta tidak keluar sama sekali, terutama Epson seri L seperti Epson L 100, Epson L200, Epson L210, Epson L110,Epson L300,Epson L310 dan lain-lain. Terdapat beberapa kemungkinan kerusakan , yaitu.
  1. Print head mampet atau buntu
  2. Tinta pada catridge minim atau kosong
  3. Sintem pompa rusak
  4. Mainbord rusak
Baca juga :

Printer Epson L110 L210 L300 L310 head mampet
kerusakan Epson L seies

Untuk mengetahui kerusakan bagian mana yang terjadi, ada beberapa gejala yang bisa kita ambil sebagai acuan.
  • Jika hasil nozzle check bolong-bolong  dan  setelah dihead cleaning beberapa kali tidak ada perubahan lokasi titik yang bolongnya, berarti dapat dipastikan bahwa print head mampet atau buntu, atau sistem pompa rusak
  • Jika posisi bolong-bolong pada hasil nozzle check berubah-rubah setiap di head cleaning, atau hasil nozzle check semakin parah, biasanya yang mengalami masalah adalah catridge kosong, catridge mampet, atau print head yang sudah lemah. Namun pada beberapa kasus  yang mengalami masalah adalah pada bagian sistem pompa
  • Jika saat nozzle check tidak ada tinta yang keluar, kemungkinan kerusakan adalah print head mampet total ( untuk printer yang sudah lama tidak dipakai ), mainboard rusak, sistem pompa rusak. 
Dari tiga gejala di atas ada satu kesamaan yaitu kerusakan pompa.. Terus bagaimana cara memastikan kalau yang rusak adalah bagian sistem pompa... ? 
Untuk mengetahuinya anda bisa lakukan cara berikut ini.
  • Buka penutup pada tabung tinta ( lubang untuk mengisi tinta ). Jika printer yang ada perbaiki adalah Printer Epson seri L yang menggunakan keran pada tabung tintanya, pastikan juga kerannya dalam keadaan terbuka.
  • Silahkan lakukan head cleaning kemudian perhatikan pada selang pembuangan. Karena selang pembungan ada di dalam, berarti anda harus membongkar casing printer tersebut terlebih dahulu.
  • Jika pada saat head cleaning, tinta yang keluar dari selang pembuangan, keluarnya normal, berarti sistem pompa dalam keadaan bagus.
  • Jika pada saat head cleanig tidak ada tinta yang keluar dari selang pembuangan, berarti  sistem pompa tidak bekerja. ( acuan ini berlaku jika head print tidak dalam keadaan mampet total )
Untuk kasus  hasil print tidak keluar sama sekali, dan sudah dipastikan bahwa pompa dalam keadaan bagus serta print head dalam keadaan tidak mampet. Berarti kita dapat mengambil kesimpulan bahwa bagian yang mengalami kerusakan adalah bagian Mainboard.

Itulah beberapa trik atau cara untuk mengetahui komponen apa yang mengalami kerusakan pada printer Epson seri L yang mengalami masalah pada hasil print.. Saya berharap semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk para pembaca semuanya.
Akhir kata saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan anda. Jang lupa untuk like, share atau subscribe technodand.com. Jika ada yang kurang dipahami atau ada masukan mengenai pembahasan artikel ini, silahkan tinggalkan komentar anda pada kolom yang sudah disediakan. Terima kasih.


Sunday, May 19, 2019

Cara Mangatasi Lampu Indikator Tinta Printer Epson L110 L300 L210 L310 atau L Series Blinking Terus

Cara Mangatasi Lampu Indikator Tinta Printer Epson L110 L300 L210 L310  atau L Series  Blinking Terus- Printer Epson L110, L300, L210, dan Epson L310 adalah printer yang termasuk printer keluaran epson seri L dengan sistem infus untuk suply tintanya. Dengan adanya sistem infus tersebut akan menjadikan tinta lebih awet dan tentunya dengan pengeluaran biaya yang lebih kecil dibanding dengan model- model sebelumnya yang masih belum menggunakan sistem infus.

Printer seri L ini merupakan penerus dari model sebelumnya yaitu printer Epson L100, L200 yang sudah menggunakan sistem infus bawaan namun tidak perlu menggunakan serial number setiap melakukan pengisiannya seperti pada printer epson L100 atau L200


Cara Mangatasi Lampu Indikator Tinta Printer Epson L110 L300 (seri L) blinking terus
Printer Epson L series
Untuk para pengguna printer Epson seri L yang baru ini yakni Epson L110, L300, dll, pasti pernah mengalami masalah lampu indikator tinta habis yang blinking terus menerus.  Indikator tersebut adalah tanda atau peringatan untuk penggunanya bahwa tinta pada printer tersebut sudah sedikit atau akan habis. Memang kalau kita lihat secara fisik pada tabung tinta, mungkin jumlahnya masih banyak. Namun karena sistem printer tidak bisa mendeteksi jumlah tinta yang ada secara fisik, sehingga terkadang berbeda dengan kenyaannya. Misalnya indikator tinta menunjukan kalau suplay tinta akan habis namun sebenarnya tidak dan begitu juga sebaliknya.

Hal ini terjadi karena sistem pada printer hanya menghitung jumlah tinta yang keluar. Jika jumlah value yang dihitung sudah mendekati jumlah atau banyaknya tinta pada tabung ( volume tabung ), maka printer akan memberitahukan kepada penggunanya bahwa tinta sudah sedikit dan harus segera diisi ulang. Sebenarnya hal ini tidak bermasalah selama printer masih bisa dipakai untuk melakukan proses print. Tapi mungkin ada beberapa pengguna yang merasa risih dengan masalah tersebut daan ingin menghilangkan pesat tinta habis tersebut.

Mengatasi Printer Epson L110 L300 L210 L310 indikator tinta blinking terus 


Untuk mengatasinya sebenarnya sangat gampang yaitu kita tinggal menunggu sampai sampai lampu indikator tinta menyala diam ( tidak berkedip ) kemudian setelah itu tinggal di reset dengan cara menekan tombolnya beberapa detik. Namun kita tidak tahu sampai kapan lampu indikator itu akan blinking, apalagi kalau frekuensi penggunaanya sangat jarang.

Pada postingan ini saya akan membagikan tips cara menghilangkah indikator tinta habis tersebut yaitu dengan menggunakan salah satu program yang tak asing lagi buat para pengguna printer Epson. Program tersebut adalah program adjustment atau reseter.

Baca Juga :

Sebelumnya silahkan download terlebih dahulu programnya atau reseter epson L110 L300 L210 L310. Jika Anda belum punya reseter epson ini, silahkan download pada tautan yang ada di akhir artikel ini.

Trik mengatasi lampu indikator tinta blinking/berkedip terus pada printer Epson L110 L300 L210 L310


Setelah programnya sudah ada, silahkan hubungkan printer dengan komputer menggunakan kabel usb. Eittt... satu lagi yang paling penting... Driver printer yang bersangkutan harus sudah terinstal pada komputer.. Setelah  itu ikuti langkah-langkah berikut ini.
  1. Pastikan blinkingnya adalah blinking peringatan tinta akan habis bukan karena waste ink yang full. Jika karena waste ink ful pad, silahkan ikuti tutorial pada postingan yang lain di blog ini.
  2. Seperti biasa nyalakan printer kemudian tunggu sampai catridge benar-benar diam dan parkir di sebelah kanan.
  3. Setelah itu buka program adjusment yang biasa digunakan untuk mereset jika waste ink sudah full.
  4. Masih pada program adjusment, pilihlah menu select kemudian pilih jenis printernya. setelah itu pilih menu Particular Adjustment Mode, Pada menu maintenance pilih menu ink charge/ cleaning 
  5. Kemudian setelah terbuka menu ink charge/cleaning, pada pilihan ink charge silahkan pilih head ink charge dan jangan lupa centang pada pilihan NOT increment waste ink pad.. Setelah itu klik  Ink charge.
  6. Pada saat proses Ink Charge sedang berlangsung, dengan cepat silahkan cabut kabel usb dari pc ke printer, kemudian cabut kabel power printer tersebut ( jangan mematikannya lewat tombol power )
  7. Tunggu sekitar 10 detik kemudian pasang lagi kabel power printer dan nyalakan printer dengan menekan tombol power pada printer tersebut.
  8. Langkah selanjutnya perhatikan apa yang terjadi. Di sini ada 2 kemungkinan yang akan terjadi. yaitu Pinter nyala dengan normal ( sudah tidak ada blinking lagi ) dan kemungkinan yang kedua adalah Printer menyala tetapi lampu indikator tinta menyala diam ( indikator tinta sudah habis ).
  9. Jika yang terjadi adalah pada kemungkinan yang kedua yaitu printer menyala tetapi lampu indikator menyala diam, maka cobalah tekan tombol resume ( tombol yang ada indikator tinta ) sekitar 10 detik kemudian lepaskan. biasanya sampai di sini lampu indikator tinta habis sudah tidak menyala lagi. Tetapi jika masih coba tekan lagi tombol resume 5 detik kemudian lepas, langsung tekan lagi 3 detik lepas, tekan lagi 1 detik...
  10. Jika setelah langkah pada poin 9 lampu indikator tinta masih menyala, cobalah  matikan printer setelah itu kemudian hidupkan lagi.
  11. Selesai... Seharusnya sampai tahap ini printer sudah normal kembali tanpa ada indkator tinta habis yang terus blinking.

Sekian tutorial cara mengatasi lampu indikator tinta habis pada printer epson seri L yang menyala terus, sangat mudah bukaan... ??   Saya yakin anda bisa melakukannya. Namun jika masih gagal coba perhatikan lagi setiap poin-nya kemudian lakukan sekali lagi. Jangan takut untuk mencoba.
Akhir kata saya mengucapkan terima kasih atas kunjungannya. Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk like, share dan subscribe blog sederhana ini.

Reseter Epson:

Epson L110, L210, L300,  L350 dan L355
Epson L130 L220 L310 L360 dan L365 



Friday, May 17, 2019

Proyektor Sony VPL- EX7 Sering Mati atau Menyala Sebentar

Proyektor Sony VPL- EX7 Sering Mati atau Menyala Sebentar - Pada pembahasan ini technodand akan membagi pengalaman cara memperbaiki kerusakan yang terjadi pada poyektor atau juga sering disebut dengan nama infocus.

Proyektor Sony VPL- EX7 Sering Mati atau Menyala Sebentar
Perbaikan projector sony VPl-EX7


Jenis Kerusakan Pada Projector atau Infocus


Banyak sekali jenis kerusakan yang biasanya terjadi pada proyektor ( projector ). Kerusakan ini ada yang masih bisa diperbaiki namun ada juga yang sudah parah dan tidak mungkin untuk diperbaiki lagi karena kemungkinan  biaya suku cadang yang susah didapat atau harga suku cadang yang hampir mendekati harga unit proyektor tersebut. Berikut ini ada beberapa jenis kerusakan yang sering terjadi pada proyektor:
  • Proyektor mati total
  • Proyektor sering mati
  • Proyektor hanya menyala sebentar
  • Lampu proyektor mati
  • Proyektor hidup tapi tidak bisa dinyalakan
  • Terdapat bintik pada display proyektor
  • Display hasil proyektor menjadi buram dan kekuningan
  • Dan banyak lagi kerusakan yang biasa terjadi pada proyektor
Dari semua poin di atas pada kesempatan ini yang akan kita bahas adalah cara perbaikan proyektor sony VPL-EX7 dengan kerusakan menyala hanya sebentar, sering mati, hanya bisa standby atau bahkan tidak bisa menyala.

Untuk kerusakan tidak bisa menyala di sini yaitu proyektor mati total atau menyala tetapi hanya bisa standby saja ( lampu power menyala merah ). Cara perbaikan yang akan dijelaskan disini adalah berdasarkan pengalaman dalam perbaikan proyektor khususnya tipe ini.  Penjelasannya pun tidak akan panjang lebar misalnya dengan tehnik pengukuran atau teori elektronika lainnya. Hal ini karena memang saya bukan seorang teknisi elektronika profesional.. sehingga penjelasannya pun akan langsung ke pokok permasalahan..

Langkah perbaikan Projector Sony VPL-EX7 yang sering mati atau menyala hanya sebentar


Berdasarkan pengalaman untuk proyektor tipe ini sering mengalami kerusakan seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya yaitu susah menyala, menyala hanya sebentar atau bahkan mati total. Dari sekian banyak yang pernah diperbaiki ternyata penyebabnya hampir semuannya sama yaitu salah satu komponen pada  bagian power supply sudah lemah atau sudah mati. Komponen tersebut yaitu sebuah IC dengan bentuknya seperti transistor namun memiliki 6 buah kaki atau pin. Untuk perbaikannya silahkan ikuti langkah di bawah ini

Langkah pertama perbaikan adalah membongkar casing atau cover dari proyektor tersebut. Jika anda merasa kesulitan membuka casingnya, anda bisa melihatnya pada video di akhir postingan.
Setelah casing bagian atas dibongkar atau dilepas, langkah selanjutnya lepas mainboard beserta dudukannya. Namun sebelum dilepas, jangan lupa untuk melepas kabel fleksibel yang ditandai pada gambar di bawah ini.

Maiboard proyektor

Pasa saat melepas kabel fleksibel tersebut, lakukan dengan hati-hati jangan sampai socketnya rusak atau kabelnya sobek.

Setelah bagian mainboard dibongkar, langkah selanjutnya perhatikan bagian yang diberi tanda. Bagian tersebut adalah modul power supply. Bagian inilah yang akan kita perbaiki.

Proyektor Sony VPL- EX7 Sering Mati atau Menyala Sebentar
Modul power supply proyektor

Lepas bagian power supply kemudian perhatikan komponen yang diberi tanda, komponen inilah yang sering mengalami kerusakan dengan gejala susah dinyalakan, sering mati atau menyala hanya sebentar.

Proyektor Sony VPL- EX7 Sering Mati atau Menyala Sebentar
Komponen yangs ering rusak

Silahkan lepas komponen tersebut kemudian ganti dengan yang baru. Untuk hasil yang terbaik, gunakna komponen IC pengganti dengan kualitas yang bagus. Karena berdasarkan pengalaman, jika diganti dengan IC yang harganya murah biasanya tidak akan bertahan lama.

Proyektor Sony VPL- EX7 Sering Mati atau Menyala Sebentar
Ganti dengan IC yang Bagus


Proyektor Sony VPL- EX7 Sering Mati atau Menyala Sebentar
Melepas IC

Jika sudah dilakukan penggantian komponen IC silahkan lakukan pengetesan apakah proyektor sudah bekerja dengan normal..? Jika sudah menyala coba masukan sinyak input misalnya dari komputer. Jika proyektor bekerja dengan baik, coba runing selama 6 jam. Jika selama 6 jam proyektor tidak mati, berarti anda sudah berhasil memperbaikinya.

Proyektor Sony VPL- EX7 Sering Mati atau Menyala Sebentar
Pengetesan  proyektor

Untuk cara membongkar proyektor dalam bentuk video, anda bisa menyimaknya  pada video berikut ini.





Vtulah pengalaman cara memperbaiki proyektor sony dengan tipe VPL-EX7 sering mati atau menyala hanya sebentar, semoga bisa memberikan manfaat untuk anda semuanya. Terima kasih sudah berkunjung.


Sunday, May 12, 2019

Cara Memperbaiki Adaptor 12 Volt 9 Volt 6 Volt Mati Total atau Tegangan Tidak Sesuai

Cara Memperbaiki Adaptor 12 Volt 9 Volt 6 Volt Mati Total - Adaptor atau catu daya adalah sebuah perangkat atau alat elektronika yang berfungsi untuk menurunkan tegangan ac yang besar  (110-240v) menjadi tegangan dc yang relatif kecil misalnya 3V, 6V, 12V, 24V, dst yang digunakan untuk memberikan sumber tegangan untuk peralatan elektronika lainnya misalnya laptop, radio, printer, tv, dan sebagainya.

Baca dulu :

Cara memperbaiki adaptor atau power supply
Adaptor sistem Switching
Saat ini adaptor lebih dikenal dengan nama power supply, jenis dan bentuknya pun sangat bermacam-macam. Misalnya power supply PC, Adaptor laptop, power supply amplifier dan sebagainya. Walaupun berbeda-beda namun pada prinsip kerjanya sama yaitu menurunkan tegangan dari sumber listrik menjadi tegangan dengan besar atau nilai sesuai dengan yang dibutuhkan oleh rangkaian.
Kalau kita perhatikan sebuah charger handphone juga termasuk ke dalam jenis adaptor namun sistemnya saja yang berbeda.

Itulah sekilas tentang adaptor,, untuk pembahasan yang lebih lengkap lagi anda bisa membacanya pada postingan berikut ini

Baca Juga: Pengertian Adaptor Fungsinya dan Jenis-jenisnya

Pada tulisan ini saya ingin membagikan sebuah pengalaman bagaimana cara memperbaiki adaptor yang mengalami kerusakan misalnya mati total, tegangan drop atau lebih kecil dari tegangan output yang seharusnya. Namun adaptor yang akan dibahas di sini adalah adaptor jenis AC matic atau sistem switching yang sederhana. Adaptor ini biasanya digunakan untuk monitor LCD/LED, TV LCD/LED, printer, dll.

# Bagaimana cara memperbaiki adaptor yang mati total...?


Untuk memperbaiki adaptor yang mati total, ada beberapa trik yang menjadi andalan technodand...meskipun bukan seorang ahli sekalipun seperti saya, pasti bisa memperbaikinya.


bagian primer dan sekunder adaptor
Adaptor

1. Adaptor mati total yang menyebabkan MCB langsung turun/trip ketika adaptor dihubungkan ke listrik


Pada kondisi ini ada dua kemungkinan kerusakan yaitu:

  • kerusakan sebelum komponen fuse atau sikring.


Biasanya terjadi karena ada konslet pada komponen sebelum sikring misalnya port power yang konslet karena terbakar. Untuk memastikannya ada bisa periksa sikring apakah putus atau tidak, jika putus berarti konslet setelah sikring dan jika sikring tidak putus berarti konslet ada pada daerah sebelum sikring.

  • Kerusakan setelah fuse atau sikring


Kerusakan ini karena ada komponen yang mengalami konslet pada daerah setelah sikring  dan sebelum trafo atau daerah primer. Komponen yang biasanya mengalami kerusakan adalah komponen aktif seperti dioda ( no.2 ) , transitor atau mosfet ( no.3 ), dan IC ,, untuk melakukan perbaikan silahkan lakukan pengukuran pada setiap komponen aktif pada daerah primer dimulai dari komponen dioda penyearah, transistor switching, IC PWM dan komponen aktif yang lainnya.

cara memperbaiki adaptor 9v 12v 24v
Adaptor  atau power supply
Keterangan gambar:
  • Fuse atau sikring
  • Dioda penyearah
  • Transistor atau Mosfet
  • Resistor
  • Elco tegangan 300 Volt
  • Elco
  • Dioda schottky
  • Elco bagian sekunder

Jika hasil pengukuran ditemukan komponen yang konslet silahkan ganti dengan yang masih bagus..Untuk transistor jika tidak menemukan komponen pengganti yang sama, anda bisa menggunakan dengan tipe lain asalkan spesifikasinya sama. Untuk cara mengetahui spesifikasi sebuah komponen, anda bisa mencari datasheetnya di google...

Untuk mengetahui IC PWM apakah masih bagus atau tidak memang sedikit sulit karena diperlukan alat khusus yang bisa menampilkan gelombang yang dikasilkan komponen ic tersebut misalnya dengan osiloscop,, namun untuk langkah awalnya anda bisa memperhatikan komponen tersebut dari fisik apakah terlihat terbakar atau tidak, selain itu anda bisa mencari datasheetsnya kemudian lakukan pengukuran tegangan pada komponen tersebut, misalnya tegangan input dan output  setelah itu bandingkan dengan data yang sudah anda dapatkan pada dasheets ic tersebut.  Jujur saya juga sering merasa kesulitan ketika mengukur komponen ic pwm ini, mungkin karena saya bukan seorang yang ahli dalam bidang elektronika.

Jika semua komponen yang mengalami konslet sudah diganti, langkah selanjutnya adalah pastikan bahwa daerah primer tidak mengalami konslet.. setelah itu coba hubungkan dengan listrik PLN untuk mencobanya.

jika anda merasa ragu apakah rangkaian sudah bagus atau tidak , apakah masih konslet atau tidak, anda bisa menggunakan cara di bawah ini.

Cara aman mengetes power supply atau adaptor (postingan selanjutnya)

Jika setelah dicek, adaptor masih tetap mati namun tidak menyebabkan mcb turun atau trip lanjutkan ke langkah perbaikan berikutnya

2. Adaptor mati total tetapi tidak menyebabkan mcb turun


Untuk menyelesaikan keruskan ini silahkan simak langkah-langkahnya berikut ini. Kerusakan ini saya akan bagi menjadi dua bagian yaitu kerusakan pada daerah primer dan kerusakan pada daerah sekunder.

  • Kerusakan pada daerah primer


kerusakan daerah primer adalah kerusakan pada komponen yang berada antara port power dan trafo switching.

Jika terjadi konslet pada daerah ini caranya sudah dijelaskan pada poin sebelumnya. Untuk kerusakan yang terjadi pada daerah primer ini, ada satu gejala atau ciri yang bisa kita temukan dan kita bisa pastikan bahwa kerusakan berada di daerah primer. Ciri yang muncul tersebut adalah tertampungnya arus yang besar pada komponen Elco filter yang mempunyai  tegangan dan ukuran paling besar (komponen no.5 pada gambar 2) Elco ini persis berada setelah dioda penyearah, untuk tegangannya  berkisar antara  200 volt sampai 300 volt tergantung sistem yang digunakan. Jika menggunakan 2 elco besar biasanya tiap tegangan elconya sebesar 200 volt. dan untuk yang menggunakan satu elko biasanya tegangan yang tertampungnya sebesar 300 volt.

Ketika anda mencoba atau melakukan pengetesan pada adaptor, jika tidak terjadi konslet namun adaptor tetap mati, maka biasanya walapun kabel power sudah dicabut, tegangan pada elco akan tetap tertampung. oleh karena itu sebelum dilakukan pebaikan, silahkan buang muatan listrik pada elco tersebut

Baca Juga: Mengenal Resistor dan Jenis-jenisnya

Dengan adanya muatan listik 300 volt yang tertampung pada elco, berarti sudah dipastikan bahwa kerusakan terjadi di daerah primer. Berdasarkan pengalaman biasanya komponen yang mengalami kerusakan adalah komponen resistor (no.4 gambar 2) yang menurunkan tegangan 300 volt dari elco besar menjadi beberapa volt yang terhubung ke komponen ic PWM (no.2 pada gambar 1) ... silahkan cek dengan AVO meter apakah komponen resistor nya  (no.4 gambar 2) masih bagus,, selain itu lakukan juga pengecekan pada komponen resistor lainnya yang berada pada bagian primer. Cara mengukur resistor apakah masih bagus atau tidak adalah dengan cara mengukur resistor tersebut dengan avo meter kemudian membandingkannya dengan kode warna pada resistor tersebut, apakah sama atau tidak.. jika sama atau relatif sama berarti resistor masih bagus dan sebaliknya.

Baca Juga: Cara Menghitung Nilai Hambatan Resistor 4, 5, dan 6 Warna 

Komponen yang kedua yang sering menjadi penyebab keruskan adalah komponen elco (no.6 gambar 2) yang terletak disekitar ic pwm, namun selain itu juga silahkan cek elco yang lainnya pada daerah primer. Untuk mengetahui elco masih bagus atau tidaknya, anda harus menggunakan esr meter,  karena jika menggunakan avo biasanya sangat sullit membedakannya.. Walaupun nilai yang muncul di avo sama dengan yang tercantum pada body elco namun itu tidak bisa dipastikan bahwa elco masih bagus. Jika tidak mempunyai ESR meter maka anda bisa menggunakan alternatif lain yaitu dengan menggantinya dengan elco yang masih baru.

Komponen yang ketiga adalah IC PWM, IC PWM  ini adalah IC yang menghasilkan gelombang tertentu untuk memberikan sinyal pada transistor atau mosfet. Jika IC ini rusak maka akan menyebabkan adaptor tidak bekerja atau mati total.

  • Kerusakan pada daerah sekunder


Kerusakan daerah sekunder adalah kerusakan pada adaptor yang berada pada bagian sekunder yaitu pada kompoenen setelah trafo...Pengecekan kerusakan mati total pada bagian ini relatif lebih mudah jika dibandingkan dengan pengecekan kerusakan mati total pada bagian primer. pada bagian sekunder ini, komponen yang biasanya menjadi penyebab adaptor mati total adalah komponen dioda ( no.7 gambar 2 ). Dioda tesebut bisa berupa dioda skottsky ataupun dioda biasa.

# Tegangan adaptor tidak sesuai dan adaptor menjadi drop ketika dihubungkan ke beban atau perangkat


Kerusakan ini yaitu adaptor tidak bekerja secara optimal, ketika adaptor di sambungkan ke sumber listrik dan bagian output dari adaptor tersebut tidak disambungkan ke beban, maka adaptor tersebut akan bekerja normal dan tegangannya pun sesuai dengan spesifikasi adaptor tersebut. Namun ketika output dari adaptor tersebut disambungkan ke rangkaian atau beban maka adaptor tersebut akan langsung mati atau  tegangannya menjadi drop. Kerusakan ini bisanya terjadi karena ada elco yang sudah rusak misalnya sudah kering atau sudah mengembung.

Elco yang menjadi penyebab dropnya tegangan ouotput adalah elco yang ukrannya paling besar  yang berada pada bagian primer (no.5 gambar 2) dan elco-elco (no.8 gambar 2) yang berada pada bagian sekunder. Untuk memastikan apakah elco masih bagus atau sudah rusak, silahkan lakukan pemeriksaan dengan menggunakan esr meter. atau jika tidak ada, anda bisa mencobanya degan menggati elco-elco tersebut dengan elco yang masih bagus. Jika tidak ada elco yang kapasitas nya sama, anda bisa menggunakan elco dengan kapasitas yang lebih besar dan dengan tegangan yang sama atau lebih besar. Jangan gunakan elco yang mempunyai kapasitas maksimal tegangan yang lebih kecil.

Mungkin itu saja pembahasan tentang bagaimana cara mengatasi kerusakan pada adaptor yang mengalami mati total, atau tengannya drop. Semoga bisa bermanfaat dan mohon maaf jika ada kesalahan atau kekeliruan pada postingan di atas mengingat saya bukan seorang ahli dalam bidang elektronika. Jika ada pertanyaan atau masukan silahkan sampaikan melaui kotak komentar yang sudah disediakan. Jangan lupa untuk like,share dan subscribe blog technodand. Terima kasih.

Wednesday, May 08, 2019

Hasil Print Printer Epson Berbayang atau Blur

Hasil Print Printer Epson Berbayang atau Blur - Hasil print berbayang adalah salah satu masalah atau kerusakan yang muncul pada printer. Masalah ini termasuk salah satu kerusakan yang mengganggu karena menyebabkan hasil print menjadi tidak sempurna. Kerusakan ini sangat banyak penyebabnya bisa diakibatkan karena ada masalah pada mekanik printer, sensor, setingan printer atau yang paling fatal disebabkan karena ada kerusakan pada komponen print head atau komponen mainboard.

Sunday, May 05, 2019

Scanner LXE MX8 Tidak Bisa Scan Barcode, INILAH Cara Mengatasinya

Scanner LXE MX8 Tidak Bisa Scan Barcode - LXE MX8 ini adalah sebuah mobile computer yang dilengkapi dengan scanner. LXE MX8 ini digunakan untuk proses input data secara online, sehingga data yang diterimanya langsung ditransfer ke database pada server layaknya input data pada sebuah web di laptop atau PC.
Itulah sekilas mengenai fungsi dari scanner LXE MX8 ini. Sebenarnya masih banyak fungsi dari scanner LXE MX8 ini, namun karena tugas saya hanya membahas perbaikan, jadi saya hanya mengulasnya sedikit saja.

Scanner LXE MX8 tidak bisa scan dan bagaimana cara memperbaikinya ..?


Kerusakan yang akan kita bahas disini adalah bagaimana cara mengatasi Scanner LXE MX8 yang tidak bisa scan, atau dengan kata lain scannernya tidak berfungsi ketika kita gunakan untuk scan sebuah barcode. Untuk lebih memahami kerusakan ini, berikut ini ada beberapa gejala yang muncul.
  1. Barcode Scanner atau Scanner LXE MX8 tidak bisa scan barcode
  2. Biasanya lampu laser pada bagian scannernya tidak menyala
  3. Tidak terdengar suara beep pada saat scan sebuah barcode

Dari ketiga gejala kerusakan di atas, penyebab kerusakannya bisa karena sofware maupun secara hardware. Untuk kerusakan hardware cara perbaikannya memang sedikit sulit mengingat alat ini termasuk alat yang cukup mahal dan pengunaanya pun tidak bersifat umum layaknya komputer biasa. Sehingga referensi perbaikannya sangat jarang selain itu sparepartnya pun cukup mahal dan susah didapat. Namun walapun bemikian tidak ada salahnya kita mencoba memperbaikinya.

Perbaikan Scanner LXE MX 8 yang tidak bisa scan

 

1. Perbaikan scanner LXE MX 8 secara software


Perbaikan secara software untuk LXE MX8 ini adalah dengan mengembalikan setingan ke setingan pabrik atau default atau dengan kata lain Reset Software . Langkah untuk mengembalikan setingan ke default untuk scannner ini sangatlah mudah.. Silahkan simak beberapa langkah berikut ini.
  • Dalam keadaan scaner menyala, Silahkan tekan klik STAR => RUN => kemudian tulis CLEARHIVE setelah itu klik OK... Jika ada jendela notifikasi reset ke default, langsung saja pilih ok 

Scanner LXE MX8 error tidak bisa scan barcode
Ketik CLEARHIVE

lampu scanner LXE MX8 tidak menyala
Klik OK

  • Scanner akan restart, silahkan tunggu sampai scanner menampilkan jendela home atau desktop
  • Silahkan lakukan pengecekan dengan cara scan barcode.. Apakah lampu lasernya menyala dan bisa membaca barcode...?
  • Jika scanner masih belum bisa scan,lanjutkan ke proses perbaikan berikutnya.

2. Perbaikan scanner LXE MX8 tidak bisa scan secara hardware


a. Reset Scanner Lxe MX8

Cara ini pada dasarnya  sama dengan cara reset secara software yaitu mengembalikan setingan ke nilai default. Namun reset secara hardware ini bedanya yaitu melibatkan komponen harware dari scanner LXE MX8 ini. Untuk caranya sangatlah mudah yaitu dengan cara melepas baterai utama kemudian melepas batre backup yang berada di bagian dalam scanner.

Tehnik reset scanner ini secara hardware sama seperti kita mereset setingan bios komputer dengan cara melepas baterai CMOS nya. Karena baterainya ada di dalam scanner jadi kita harus membongkarnya terlebih dahulu. Untuk cara membongkarnya bisa dilihat pada postingan berikut ini

Baca Juga:  Cara Bongkar Scanner LXE MX8 Mobile Computer


scanner LXE MX 8  tidak bisa scan
Lepas kabel baterai yang diberi tanda anak panah

    b. Mengganti komponen scanner Lxe MX 8

    Mengganti komponen scanner adalah mengganti bagian laser yang letaknya berada pada sisi atas scanner yang biasa mengeluarkan cahaya laser pada saat digunakan untuk melakukan scan. Penggantian  ini lakukan ketika bagian laser scanner LXE MX8 tidak mengeluarkan cahaya pada saat scan.

    scanner LXE MX 8  tidak bisa scan
    Komponen laser pada Scanner LXE MX8
    Jika setelah penggantian bagian laser masih tidak bisa scan, berarti ada bagian mainboard.. Jika anda mempunya scanner LXE MX8 lain yang masih bagus, anda bisa mencoba menukarnya untuk memasktikan bahwa bagian mainboard mengalami kerusakan.
    Itulah cara mengatasi scanner LXE MX8 yang tidak bisa scan atau error. Cara ini biasa saya terapkan ketika  memperbaiki scanner yang error seperti tidak bisa scan, lampu laser tidak menyala dan sebagainya.

    Baca juga: Memperbaiki Scanner Honeywell LXE MX8 Tidak konek ke Jaringan

    Penting :
    1. Sebelum anda memutuskan untuk membongkar scanner, pastikan scanner tersebut sudah tidak dalam masa garansi. Jika ternyata scanner masih dalam masa garansi silahkan serahkan ke pihak vendor atau penjualnya. 
    2. Pada saat anda melepas secket kabel baterai backup ( baterai yang di dalam ), pastikan anda melakukannya dengan sangat hati-hati karena kabeltersebut sangat mudah putus.

    Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan pada artikel ini mengenai cara memperbaiki Scanner LXE MX8 Tidak Bisa Scan Barcode . Semoga bermanfaat anda semua, jangan lupa untuk like, share dan subscribe technodand.com. Terima kasih sudah berkunjung.

    Friday, May 03, 2019

    Cara Mengganti LCD Laptop ASUS A46C Slim 40 pin

    Cara mengganti LCD Laptop ASUS A46C Slim 40 pin - Pada Artikel sebelumnya kita telah membahas bagaimana cara mengganti LCD atau  LED pada laptop secara umum. Mengganti LCD atau LED laptop pada dasarnya sama saja untuk semua merek dan tipe laptop, yang membedakan hanya proses membongkarnya saja dan tipe LCD atau LED yang digunakan.

    Sekarang ini sangat banyak merek dan tipe laptop yang beredar mulai dari Laptop Asus, Sony Vaio, Lenovo, hp, Apple atau Macbook, Acer, MSI dan banyak lagi merek lainya. Dari merek-merek tersebut semua keluaran terbarunya sudah mengunakan LED sebagai display nya berbeda dengan tipe-tipe lama yang masih menggunakan LCD.

    Cara Mengganti LCD Laptop ASUS A46C Slim 40 pin
    Ganti LED/LCD laptop Asus

    Kembali ke permasalahan mengganti LCD laptop. Meskipun banyak tipe dan jenis laptop yang beredar, tapi jangan kuatir karena secara umum cara pengantiannya sama saja, bahkan LCD atau LED yang digunakan pun relatif sama. Namun walalupun demikian ada beberaap hal  yang harus kita perhatikan sebelum kita mengganti LCD, dan untuk lebih jelasnya bisa dipahami pada potingan berikut

    Baca Juga: Cara Mengganti LCD/LED Laptop Untuk Pemula


    Mengganti LCD Laptop ASUS A46C Slim 40 pin


    Sebagai bahan pembahasan artikel ini saya menggunakan Laptop ASUS tipe A46C tipe slim dan mempunyai socket LED 40 pin. Untuk laptop tipe lain Anda tinggal menyesuaikan tipe LCD atau LED yang digunakan.

    Jika Anda seorang pemula yang baru mau mencoba mengganti LCD atau LED laptop, Anda bisa mencobanya dengan syarat lakukan dengan hati-hati, kumpulkan referensi yang bisa membantu, selain itu Anda bisa bertanya-tanya langsung ke teknisi toko tempat Anda membeli spare part LED/LCD laptop.

    Persiapan mengganti LCD/LED laptop asus A46C slim 40 pin


    Sebelum ke tahan penggantian persiapkan dulu segala sesuatu yang akan kita gunakan pada saat mengganti LCD/LED laptop

    Alat dan keperluan yang diperlukan:
    • LED display/LED panel baru 
    • Laptop yang displaynya akan diganti (dalam tutorial ini Laptop ASUS A46C Slim)
    • Obeng Plus kecil
    • Gelang anti statis (jika tidak ada, Anda bisa menggunakan casing PC atau sejenisnya untuk menghilangkan listrik statis pada tubuh Anda)
    Untuk lebih jelas bagaimana cara menganti LED atau LED laptop asus A46C, bisa dilihat pada video berikut ini.




    Itulah tutorial cara Mengganti LCD Laptop ASUS A46C Slim 40 pin, Untuk laptop lainnya tinggal menyesuaikan saja.

    Terima kasih sudah berkunjung

    Wednesday, May 01, 2019

    Cara Reset Printer Epson L Series Secara Manual Tanpa Software

    Cara Reset Printer Epson L Series  Secara Manual Tanpa Software - Pada artikel sebelumnya telah kita bahas bagaimana cara melakukan reset untuk printer Epson L130 L220 L310 L360 L365 dengan menggunakan program khusus yaitu reseter atau adjusment program. Reset tersebut untuk mengatasi error blinking bergantian pada pada indikator tinta dan kertas.

    Lalu bagaimana jika lampu indikator yang menyala adalah indikator tinta atau dengan kata lain tinta sudah terdeteksi habis dan harus di reset ulang supaya tinta kembali terdeteksi. Untuk kasus ini bisa kita atasi dengan cara melakukan reset manual melalui tombol supaya tinta terdeteksi lagi.

    Cara Reset Printer Epson L Series  Secara Manual Tanpa Software
    Notifikasi printer Epson seri L minta reset ink


    Jenis printer epson apa yang bisa direset secara manual melalui tombol?


    Printer Epson yang bisa direset secara manual melaui tombol dengan cara yang akan dijelaskan pada artikel ini adalah printer ink jet  epson seri L terbaru mulai dari epson L110. Misalnya Epson L110 L210 L300, L310, L220, dll.

    Gejala atau indikator yang muncul pada printer epson L series ketika tinta harus direset


    Berikut ini gejala atau indikator yang muncul ketika printer Epson L series harus reset tinta.
    • Lampu indikator tinta menyala diam
    • Muncul pesan Ink Run Out atau It is nearly time to reset the ink levels atau  muncul pesan it is time to reset the ink level pada komputer yang terhubung dengan printer
    • Printer tidak bisa digunakan untuk print

    Untuk printer Epson L series seperti epson L310 L130 L220 dll yang lampu indikator tintanya masih berkedip tidak bisa direset dengan cara ini tetapi harus meunggu sampai indikatornya tidak bekedip lagi (diam)

    Reset Printer Epson L Series  Secara Manual


    Untuk reset printer Epson seri L secara manual dapat dilakukan dengan sangat mudah yaitu dengan cara menggunakan tombol indikator tinta yang berada disebelah tombol power. Reset ini bertujuan untuk mengatasi printer Epson seperti L130, L220, L310, L110,L210 dll yang lampu indikator tinta menyala terus dan muncul notifikasi Ink Run Out atau It is nearly time to reset the ink levels pada komputer yang terhubung dengan printer seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya

    Langkah-langkah reset tinta (ink) pada printer epson seri L secara manual 

    1. Dalam keadaan printer menyala dan lampu indikator tinta menyala (tidak berkedip) silahkan tekan tombol yang bergambar tetesan tinta (indikator tinta) selama kurang lebih 10 detik kemudian lepaskan.
    2. Jika lampu indikator tinta masih menyala, coba lakukan reset manual lagi sepeti pada tahap 1 namun dengan sedikit kombinasi yaitu silahkan tekan tombol tinta selama 5 detik, kemudian lepas, selang 1 detik tekan lagi tombol indikator tinta selama 3 detik dan lepas lagi, selanjutnya selang 1 detik setelah tombol dilepas, tekan lagi tombol indikator tinta selama 1 detik dan lepaskan. 
    3. Sampai tahap ini seharusnya printer sudah bisa digunakan lagi  

    Rumus poin 2: tekan 5 detik, lepas - 3 detik, lepas - 1 detik, lepas

    Baca Juga: Tutorial Rеѕеt Printer Eрѕоn L130 L220 L310 L360 L365 Blinking dengan Reseter

    Jika langkah di atas tidak berhasil coba matikan printer kemuadian ulangi langah di atas sekali lagi. Namun jika ternyata masih tidak berhasil, bisa saja tombol tintanya tidak berfungsi ( switch untuk reset tinta sudah rusak ) sehingga harus dicek dengan menggunakan avo meter dan diganti jika memang sudah rusak

    Cara Reset Printer Epson L Series  Secara Manual Tanpa Software
    Swith reset tinta printer epson L series
    Untuk printer dengan kondisi indikator tinta menyala namun masih dalam keadaan berkedip maka cara di atas tidak bisa menyelesaikannya. Hal ini dikarenakan tinta masih terdeteksi, akan tetapi sistem pada printer sudah mendeteksi bahwa tinta pada tabung sudah sedikit atau sebentar lagi akan habis. Untuk menghilangkan indikator blinkingnya Anda harus menunggu sampai indikator tinta tersebut menyala diam (tidak berkedip), kemudian gunakan langkah di atas untuk meresetnya.

    Namun jika Anda tidak sabar ingin menghilangkan indikator tinta yang terus berkedip, Anda bisa mencoba cara yang dijelaskan pada artikel di bawah ini.

    Baca Juga: Cara Mangatasi Lampu Indikator Tinta Printer Epson L110 L300 L210 L310 atau L Series Blinking Terus

    Itulah langkah-langkah cara reset tinta pada printer epson seri L secara manual, semoga bisa bermanfaat. Jika ada yang kurang difahami silahkan mengajukan pertanyaan pada kolom komentar yang sudah disediakan.

    Tambahan:

    Jika setelah reset ada masalah pada hasil print misalnya hasil print bergaris atau tinta tidak keluar silahkan simak postingan berikut ini.


    Semoga bermanfaat, dan terima kasih sudah berkunjung.

    Thursday, April 25, 2019

    Cara Mengganti LCD/LED Laptop Untuk Pemula

    Cara Ganti LCD Laptop Asus, Lenovo, Acer, Dell, Hp, Sony Vaio -  Mengganti CD/LED/display laptop merupakan salah satu langkah untuk mengatasi masalah atau kerusakan laptop dengan gejala seperti LCD laptop mati total, LCD laptop pecah, LCD laptop tidak menyala, LCD laptop bergaris atau juga karena backlight laptop yang tidak bekerja atau tidak menyala.

    Cara Ganti LCD Laptop Untuk Pemula


    Sebelum kita mengganti sebuah LCD laptop apapun merek laptopnya baik itu laptop asus, laptop toshiba, laptop acer, laptop sony vaio, laptop lenovo dsb, kita harus memastikan terlebih dahulu apakah LCD/LED memang harus diganti. Hal ini karena banyak kasus yang menampilkan gejala seperti kerusakan LCD, padahal kerusakan disebabkan oleh mainboard Laptopnya yang bermasalah. Oleh karena itu diperlukan pengujian lebih lanjut pada laptop yang bersangkutan

    Hal yang harus dilakukan sebelum mengganti LCD atau LED laptop


    Sebelum mengganti LCD laptop sebaiknya lakukan pengujian pada laptop tersebut sehingga kita bisa memastikan bahwa yang mengalami kerusakan adalah bagian LCD/LED nya. Berikut ini adalah langkah yang dapat kita lakukan.

    1. Mengecek jenis kerusakan yang terjadi pada Laptop


    Karena pembahasan artikel ini adalah cara pengantian LCD maka kita hanya membahas kerusakan seputar LCD saja. Sebelum mengganti LCD pastikan dulu jenis kerusakannya karena tidak semua masalah display tidak muncul berasal dari LCD
    • LCD laptop pecah. Untuk LCD pecah kita tidak perlu melakukan pengetesan lainnya sehingga kita bisa langsung melakukan penggantian LCD pada laptop tersebut
    • Display Laptop tidak muncul. Jika display tidak muncul bisa disebabkan oleh beberapa faktor misalnya backlight LCD laptop mati, Mainboard rusak, vga rusak (onboard), fleksibel LCD putus, inverter LCD rusak, dsb
    • Test Backlight Laptop. Untuk memastikan kerusakan backlight, ada bisa menggunakan lampu senter. Setelah laptop dinyalakan, ambilah lampu senter kemudian sorot LCD laptop dengan lampu senter. Jika backlight mati biasanya akan terlihat tampilan pada LCD laptopnya ketika disorot dengan lampu senter. Keruskan backlight pada jenis LCD biasanya disebabkan karena rangkaian inverter mati atau lampu neon mati.
    • LCD laptop bergaris. Untuk kerusakan LCD bergaris bisa disebabkan oleh LCD yang rusak, VGA rusak, atau kabel fleksibel LCD sebagian putus. Untuk memastikan VGA tidak bermasalah, silahkan cek dengan menggunakan monitor external

    Cara Ganti LCD Laptop Untuk Pemula
    Contoh LCD laptop yang rusak bergaris


    2. Mengetes LCD laptop dengan menggunakan Monitor External


    Mengetes Laptop dengan menggunakan monitor external adalah langkah awal dalam melakukan pengujian terhadap LCD laptop. Cara ini bisa kita gunakan untuk memastikan apakah kerusakan dari bagian LCD atau mainbord laptop. Untuk langkah langkahnya silahkan ikuti langkah berikut ini.

    Siapkan sebuah monitor external, kemudian hubungkan ke bagian output VGA laptop, setelah itu nyalakan laptop. Jika laptop menyala dan display muncul pada monitor berarti ada kemungkinan mainboard masih dalam keadaan bagus dan masalah ada pada bagian LCD. Tapi tidak hanya sampai di situ, kita juga harus mengecek bagian lainnya seperti kabel fleksibel.

    3. Mengecek kabel fleksibel LCD Laptop


    Setelah pengecekan dengan menggunakan monitor external dan hasilnya display bisa muncul, selanjutnya kita lakukan pengecekan pada bagian kabel fleksibel.

    Cara Ganti LCD Laptop Untuk Pemula
    Socket Fleksibel  LCD\/LED Laptop

    Untuk melakukan pengecekan pada bagian kable fleksibel LCD/LED laptop ini bisa dikatakan cukup melelahkan karena kita harus mengukur jalur kabel fleksibel yang kecil satu-persatu menggunakan AVO meter. Berikut ini langkah pemeriksaan kabel fleksibel LCD/LED laptop
    • Hilangkan listrik statis pada tubuh Anda dengan cara mnggunakan gelang anti listrik statis atau juga bisa dengan memegang casing komputer disekitar Anda 


    Cara Ganti LCD Laptop Untuk Pemula
    Gelang anti listrik statis
    • Bongkar casing laptop, kemudian lepas kabel fleksibel dari socket mainboard nya 
    • Bongkar LCD laptop. untuk membongkar LCD laptop kita harus membuka frame LCD-nya terlebih dahulu
    • Lepas kabel fleksibel LCD dari socket LCD dengan perlahan dan sangat hati-hati
    • Setelah kabel fleksibel berhasil dilepas, silahkan lakukan pengukuran pada setiap jalur kabel fleksibel
    Kerusakan pada kabel fleksibel bisa dikatakan cukup jarang terjadi


    Mengganti LCD/LED laptop 


    Setelah kita melakukan pengetesan dan sudah bisa dipastikan bahwa yang mengalami kerusakan adalah bagian LCD atau LED, maka selanjutnya adalah melakukan pengantian dengan LCD atau LED yang masih bagus atau baru. Untuk mendapatkan LCD atau LED kita bisa membeli dengan kondisi baru atau juga bisa mencari LCD/LED bekas supaya lebih terjangkau.

    Tips membeli LCD atau LED 


    Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum membeli atau mencari LED atau LCD untuk Laptop Anda. Perhatikan tips berikut ini
    1. Tentukan Jenis dispay atau screen laptop Anda apakah jenis LCD atau LED supaya Anda tidak salah membeli.
    2. Tentukan model LED laptop Anda apakah model standar atau model Slim. Model standar tidak akan bisa dipasang pada laptop dengan LCD/LED slim karena lebih tebal.
    3. Perhatikan jumlah pin konektor atau socket LED laptop Anda misalnya LED 40 pin atau 30 pin.
    4. Jika Anda membeli LCD atau LED baru pastikan ada layanan garansi minimal 6 bulan. 
    5. Jika Anda membeli dengan cara online pastikan Anda merekam proses pembukaan paket pembelian sampai tahap pemasangan. Video hasil rekam untuk digunakan sebagai bukti klaim garansi jika ternyata LCD tidak bekerja dengan baik atau cacat.
    6. Jika Anda membeli LCD atau LED bekas pastikan ada layanan garansi minimal selama 2 minggum dan pastikan tidak ada dead pixel atau jamur pada LCD/LED
    7. Untuk lebih aman, Anda bisa mencoba langsung LCD di tempat atau toko pembelian dengan bantuan pelayan atau teknisi toko.


    Pemeriksaan sudah, pembelian sudah, tereakhir adalah langkah pemasangan LCD pada laptop

    Pemasangan LCD atau LED laptop


    Pemasangan LCD atau LED Laptop pada dasarnya sangat mudah untuk Anda lakukan. Apapun mereknya pada dasarnya sama saja (kecuali Macbook), yang diperlukan hanyalah sebuah video tutorial dan ketelitian saat melakukan penggantian. Untuk video tutorial tentunya pada jaman sekarang ini sudah mudah kita temukan di youtube

    Jika Anda tidak menemukan tutorial untuk tipe yang sesuai dengan laptop Anda, Anda bisa menggunakan jenis lainnya dengan merek yang sama dan tahun produksi yang tidak terlalu jauh. Walaupun tidak sama persis tapi bisa dijadikan sebagai acuan. Selain itu juga Anda bisa meminta bantuan rekan atau teman yang yang sudah berpengalaman

    Secara singkat cara pemansangan LCD atau LED laptop bisa Anda perhatikan langkah-langkah berikut ini.
    1. Biasakan membuang muatan listrik statis pada tubuh anda sebelum membongkar peralatan elektronika sepeti halnya laptop
    2. Jika Baterai laptop bisa dilepas, maka sebaiknya lepas terlebih dahulu baterai sebelum membongkar laptop
    3. Memansang atau mengganti LCD atau LED laptop bisa dilakukan tanpa membongkar casing laptop, kita hanya cukup melepas frame LCD nya saja. tetapi ada juga yang harus membongkar casing laptopnya
    4. Lepas frame LCD dengan menggunakan jemari, tarik sisi frame bagian dalam sampai penguncinya lepas. Lakukan untuk semua sisi frame
    5. Setelah frame lepas, lepas LCD dari dudukannya. Biasanya ada 4 atau 6 buah baut yang harus dilepas.
    6. tarik LCD dengan perlahan, kemudian lepas kabel fleksibel dari socket LCD. Kabel fleksibel biasanya bergabung dengan kabel kamera dan biasa menempel ke bagian belakang LCD, sehingga harus hati-hati pada saat melepasnya.
    7. Ganti LCD lama dengan LCD baru atau yang masih bagus. Lakukan dengan perlahan dan hati-hati
    8. Pasang kembali LCD ke dudukannya dan baut kembali seperti semula
    9. Caba nyalakan laptop apakah LCD berfungsi dengan baik
    10. Pasang frame LCD seperti semula
    11. Selesai 
    Itulah secara singkat langkah-langkah mengganti LCD atau LED laptop, Untuk lebih jelasnya silahkan simak video cara mengganti LCD Laptop pada postingan berikutnya 

    Baca: Cara mengganti LCD Laptop ASUS A46C Slim 40 pin

    Sebagai referensi lainnya baca juga artikel cara mengganti backlight laptop asus 30 pin. pada artikel tersebut dijelaskan cara membongar panel LCD sampai penggantian backlightnya. 


    Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan pada artikel cara mengganti LCD atau LED laptop untuk pemula, semoga bisa memberikan manfaat untuk Anda. Terima kasih sudah berkunjung.

    Monday, April 22, 2019

    Mengenal Multimeter Fungsi Multimeter dan Jenis Multimeter (AVO Meter)

    Mengenal Multimeter Fungsi Multimeter dan Jenis Multimeter (AVO Meter) - Secara umum  multimeter adalah sebuah alat atau perangkat ukur yang digunakan  untuk mengukur besar tegangan listrik, arus listrik, dan resistansi atau tahanan. Multimeter juga kenal dengan nama AVO meter, dimana AVO meter ini adalah singkatan dari Ampere - Volt - Ohm

    Contoh mutimeter (multimeter digital merek Fluke)


    Ampere = satuan arus
    Volt       = satuan untuk besar tegangan
    Ohm      = satuan untuk resistasi (tahanan)


    Walaupun secara umum multimeter hanya untuk mengukur tegangan, arus, dan tahanan, namuan pada aplikasinya multimeter atau AVO meter ini bisa digunakan untuk berbagai pengukuran misalnya induktansi, frekuansi, mengukur komponen dan banyak lagi

    Fitur yang ada pada sebuah muntimeter biasanya berbeda-beda tergantung dari tipe dan mereknya

    Baca Juga : Mengenal Multimeter Fungsi Multimeter dan Jenis Multimeter (AVO Meter)


    Fungsi Multimeter


    Seperti yang sudah dijelaskan pada uraian di atas bahwa multimeter adalah alat untuk mengukur besarnya tegangan ( Volt Meter ), Mengukur arus listrik ( Ampere Meter ), mengukur tahanan ( Ohm Meter ) serta pengukuran lainnya.

    Berikut ini adalah fungsi dari multitester atau multimeter
    • Mengukur tegangan  atau Voltase DC (Direct Current). Digunakan untuk mengetahui besarnya tegangan atau voltase sebuah rangakaian DC atau juga mengukur tegangan sebuah baterai. Sebelum mengukur tegangan sebuah rangkaian kita harus mengatur batas maksimal tegangan yang dapat diukur pada multimeter yang digunakan.
    • Mengukur tegangan atau Volatase AC (Alternating Current). 
    • Mengukur kuat arus suatu rangkaian DC
    • Melakukan pengecek transistor. Misalnya untuk mengetahui letak kaki Basis, Colector, Emitor atau juga untuk mengetahui apakai transistor masih bagus atau tidaknya.
    • Mengukur nilai hambatan resistor atau komponen lainnya
    • Untuk melakukan pengecekan jalur atau sirkuti pada rangkaian 
    • Untuk melakukan pengecekan hubungan singkat atau koneksi arus listrik.
    • Mengecek komponen kapasitor. untuk pengecekan kapasitor, sebuah multi tester hanya bisa mengetahui apakah kapasitor tersebut terhubung singkat atau tidaknya serta nilai kapasitornya, namun walaupun terlihat hasil ukur yang bagus, belum tentu kualitasnya juga bagus. Oleh karena itu untuk mengukur kapasitor diperlukan alat khusus yaitu ESR Meter.
    • Melakukan pengecekan dioda, led serta dioda zener.  Dengan menggunakan multimeter kita bisa mengetahui masih bagus atau tidaknya sebuah komponen dioda 
    • Melakukan pengecekan inductor.
    • Untuk mengukur HFE transistor.  Fungsi HFE meter ini dapat digunakan untuk mengetahui nilai faktor penguatan pada sebuah transistor tipe NPN dan PNP.
    • Dan banyak lagi.


    Jenis Mutimeter atau Multitester


    1. Multimeter Analog


    Multimeter analog adalah multimeter yang mempunyai ciri khusus yaitu menggunakan tampilan dengan penunjuk jarum ke range-range yang kita ukur. Multimeter jenis ini untuk mengukur hambatan (ohm), tegangan (Volt) dan arus (mA) serta pengkuran HFE transistor (pada tipe tertentu).

    Mulimeter Analog merek Sanwa


    Untuk menggunakan mutimeter jenis ini diperlukan ketelitian terutama ketika digunakan untuk mengukur tegangan yang relatif besar. Hal ini karena jika sedikit saja kira salah seting maka kemungkinan mutimeter akan mengalami kerusakan. Sebagai contoh misalnya kita terbalik menggunakan probe positif dan negatif atau kesalahan mengatur saklar fungsi batas maskimal tegangan.

    Contoh kasus:

    Untuk mengukur tegagan DC 200 Volt maka kita harus memutar saklar fungsi ke Fungsi DC dengan maksimal tegangan 250 atau 1000. Jika kita memutar saklar fungsi ke pilihan di bawah 200 maka multimeter akan rusak.

    Multimeter analog ini tidak bisa menunjukan hasil ukur yang akurat seperti halnya pada multimeter digital.

    Untuk pengukuran Resistor atau tahanan dengan menggunakan multimeter analog, dipelukan kalibrasi terlebih dahulu yaitu mengatur jarum supaya berada pada titik nol (0) dengan menggunakan sebuah potensio yang terdapat pada multimeter tersebut.

    2. Multimeter Digital


    Mutimeter Digital pada dasarnya sama seperti halnya multimeter Analog. Namun disini yang membedakannya adalah tampilan yang dimiliki berupa diplay atau digital yang lebih sederhana, supaya lebih mudah untuk pembacaan hasil pengukurnya jika dibandingkan dengan Multimeter Analog. Multimeter Digital ini juga dikenal dengan istilah DMM (Digital Multi Meter), atau  DVOM (Digital Volt Ohm Meter).

    Multimeter Digital


    Jika dilihat dari jenis pemilihan jangkauannya, Multimeter ini terbagi menjadi dua jenis yaitu:
    • Multimeter Manual Range. Multimeter yang menggunakan sistem manual untuk memuilih jangkauan ukurnya
    • Multimeter Digital Auto Range. Pada multimeter digital jenis ini,  jangkauan ukur dapat menyesuaikan secara otomatis sesuai dengan besaran yang diukur. Multimeter jenis ini lebih mudah dan nyaman untuk digunakan namun biasanya memiliki harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan jenis manual range.

    Jangkauan Pengukuran Pada Sebuah Multi Tester


    Untuk menggunakan multimeter atau AVO meter, kita tidak bisa langsung menggunakannya pada sebuah rangkaian listrik atau elektronika begitu saja. Namun ada beberapa hal yang harus di ketahui sebelum menggunakannya. Hal ini terutama untuk penggunaan jenis multi meter manual rage

    Pengaturan Multimeter


    Berikut ini beberapa hal yang harus kita perhatikan dan kita ketahui sebelum menggunakan Multimeter

    • Besar tegangan yang akan kita ukur 
    Pada saat kita mengukur sebuah tegangan pada sebuah rangkaian listrik atau elekronika, terlebih dahulu kita harus mengetahui berapa besar tegangan yang beroperasi pada rangkaian tersebut. Hal ini kita perlukan untuk melakukan penyetingan pada saklar fungsi multimeter supaya mendapatkan nilai ukur yang benar dan tidak merusak multimeter.

    Pada saat akan mengukur tegangan, aturlah saklar fungsi ke nilai yang diatas tegangan yang akan kita ukur. Misalnya jika akan mengukur tegangan DC sebesar 10 Volt, maka kita bisa mengatur saklar fungsi DC 50 volt.
    Untuk multimeter yang menggunakan sistem auto range kita tidak perlu mengatur saklar fungsi ke batas maksimal tegangan tetapi cukup mengaturnya ke jenis tegangan yang akan kita ukur misalnya tegangan DC atau AC

    • Besar tahanan yang akan diukur

    Ketika kita akan mengukur sebuah nilai tahanan pada komponen resistor terutana menggunakan multimeter analog kita juga perlu mengatur saklar fungsi ke nilai yang mendekati nilai tahanan yang akan kita ukur.

    Sebagai contoh misalnya jika kita akan mengukur resisitor dengan nilai sekitar 1K maka kita harus mengatur saklar fungsi ke x1K atau x100 karena jika terlalu jauh akan membuat kita kesulitan mendapat nilai hasil ukurnya.

    Contoh lain misalnya kita akan mengukur resistor dengan kisaran 2 ohm maka kita harus memutar saklar fungsi ke x1 atau x10. Jika kita memutarnya ke x1k atau x10k kita akan sulit mendapat nilai hasil ukurnya.

    Untuk Multimeter digital yang auto range kita tidak perlu melakukan pengaturan ini 

    Untuk yang tidak mengetahui kisaran nilai resistor yang akan diukur mungkin akan sedikit kesulitan mengatur saklar fungsinya namun tidak perlu khawatir karena itu bisa disiasati dengan cara memutar saklar fungsi ke nilai paling tinggi telebih dahulu kemdian saklar fungsi diturunkan sampai jarum multimeter menunjukan nilai tertentu

    • Polaritas rangkaian yang akan diukur

    Untuk mengukur tegangan DC kita harus tahu mana jalur tegangan positif dan mana jalur negatif atau ground. Hal ini untuk mencegah terbaliknya penggunaan probe multitester.
    Pastika probe positif (+) ke jalur positif dan probe negatif (-) ke jalur ground. Jika terbalik maka akan merusak multi tester


    Mana Yang Bagus ? Multimeter Analog atau Multimeter Digital ?


    Untuk masalah ini kita tidak bisa memutuskan mana yang lebih bagus dari kedua jenis multimeter ini. Hal ini karena baik multimeter analog maupun Multimeter Digital, masing-masing mempunyai kelebihan tersendiri tergantung objek yang akan kita ukur. Dengan demikian kita memerlukan kedua jenis mutimeter ini.

    Mungkin itu saja yang dapat kami sampaikan mengenai multimeter, fungsi multimeter dan jenis multimeter. Untuk pembahasan cara menggunakannya akan dibahas pada artikel selanjutnya. Oleh karena silahkan subscribe blog ini untuk mendapatkan informasi artrikel terbaru dari technodand.com. Terima kasih