March 22, 2017

Penyebab Hasil Print Bergaris dan Bolong-Bolong Pada Printer Epson L Series

Hasil Print Bergaris dan Bolong-Blong
Penyebab Hasil Print Bergaris
Di dalam dunia printer, ada banyak sekali masalah yang sering kita temukan, mulai dari kerusakan secara hardware maupun secara sofware dengan beragam error yang muncul. Dan masalah ini tidak hanya terjadi pada satu merek saja, namun semua merek seperti epson, canon, hp, brother dan sebagainya pasti akan mengalami masalah seperti error dan sebagainya. Tentang kapan printer akan mengalami eror atau rusak tentunya kita tidak bisa memprediksinya karena hal ini tergantung kepada para penggunanya seperti frekunsi penggunaan, cara menggunakan, cara penyimpanan dan cara perawatannya. Jika kita menggunakan printer sesuai disarankan oleh produsen atau pembuatnya tentunya masa pakainya akan lebih awet. Begitu juga sebaliknya, jika pengunaannya asal-asalan pasti umur printer tidak akan bertahan lama.

Seperti yang saya ulas di atas bahwa kerusakan atau masalah pada printer sangatlah beragam dan dapat terjadi pada semua merek printer. Oleh karena itu pembahasan pada postingan ini akan saya persempit yaitu lebih khusus pada salah satu printer keluaran epson terbaru yaitu epson seri L. Printer seri L ini sangat banyak modelnya yaitu mulai dari pendahulunya seri L100, L200, L800 sampai model-model terbaru sekarang ini seperti seri L110, L210, L300, L310 dan sebagainya. Sesuai judulnya, di sini saya akan mencoba membahas lebih dalam apa saja penyebab terjadinya hasil print tidak normal seperti bolong-bolong dan bergaris yang terjadi pada printer epson seri L serta bagaimana cara mengatasinya. Jika anda memiliki kendala yang sama, saya sangat berharap, agar tulisan ini bisa memberikan jawaban yang tepat dan bisa menyelesaikan permasalahan yang anda alami.

Berikut ini beberapa penyebab terjadinya hasil print yang tidak normal pada printer epson Seri L yang pernah saya temukan.

1.  Minimnya tinta yang ada di dalam Cartridge dan bahkan Kosong

Berdasarkan pengalaman dalam perbaikan printer khususnya printer epson, hampir 99%  printer seri L seperti Epson L100, L200,L210, L110, L300,L310,L800,dan yang lainya  pasti mengalami masalah ini. Memang kalau kita pikir-pikir mungkin ini merupakan sesuatu hal yang lucu. Mengapa saya mengatakan demikian?, Bagaimana tidak, seperti kita tahu bahwa printer epson seri L sudah didesain menggunakan sistem infus dimana tinta yang berasal dari tabung akan terus mengalir masuk ke dalam catridge sehingga catridge tetap penuh meskipun tinta terus tersedot oleh print head pada saat melakukan proses print. Namun ternyata kenyataannya tidak demikian, hampir 99% printer seri L mengalami kekosongan atau minimnya tinta pada catridge meskipun tinta dalam tabung suplay tinta masih banyak.

Hasil Print Bergaris dan Bolong-Blong
Catridge Epson L series
Minimnya tinta pada catridge biasanya  terjadi karena kita telat mengisi tinta namun  printer masih dipakai  sehingga tidak ada supply tinta ke catridge sehingga lama-kelamaan tinta yang ada pada catridge akan habis. Meskipun satelah itu kita langsung mengisi tinta pada tabungnya, namun tinta tersebut tidak akan langsung mengalir ke catridge dan memenuhi cartidge meskipun kita melakukan head cleaning berkali-kali. Namun pada beberapa kasus meskipun tinta selalu diisi tanpa menunggu tabung tinta habis, namun masalah minimnya tinta pada catridge ini kerap terjadi pada printer seri L ini. Jadi sampai saat ini saya belum tahu pasti tentang penyebab masalah ini.

Keadaan  minimnya tinta atau kosongnya tinta pada catridge ini jika dibiarkan maka akan menyebabkan panas belebih pada komponen print head, akibatnya nozle pada print head akan buntu sehingga menghambat aliran tinta pada saat proses print. Dan hal inilah yang menjadi salah satu penyebab terjaadinya masalah pada hasil print, seperti bolong-bolong, hasil print bergaris, atau bahkan tinta tidak keluar sama sekali. Jika keadaan ini tetap dibiarkan maka akan menyebabkan kerusakan parah pada print head sehingga print head cacat permanen dan tidak bisa diperbaiki lagi.

Ketika printer epson mengalami masalah ini, maka kita harus segera mengatasinya agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah. Oleh karena itu ada satu gejala yang menjadi ciri utama ketika terjadi kekosongan tinta pada catridge pada printer epson seri L ini.  Gejalanya yaitu sebagai berikut.

Hasil print tidak normal seperti bergaris , bolong, dan setelah dilakukan head cleaning biasanya tidak memecahkan masalah dan biasanya hasil print akan semakin parah.

Jika gejala tresebut muncul maka jangan ragu lagi segera lakukan perbaikan dengan cara melakukan penyedotan pada catridge secara manual. Dan cara ini bebas diterapkan untuk semua printer seri L seperti L100, L200,L210, L110, L300,L310, L350, dan yang lainnya. Untuk melakukan penyedotan catridge, berikut ini saya sertakan contoh penyedotan catridge pada printer epson L300, Untuk tipe lainnya tinggal disesuaiklan saja.
  • Untuk langkah pertama silahkan bongkar casing printer terlebih dahulu
  • Setelah itu buka bagian penutup catridge dengan melepas bautnya terlebih dahulu.
  • Jika penutup catridge sudah dibuka, langkah selanjutnya lepas semua catridge dari rumah catridge., dan kemudian lakukan penyedotan manual dengan menggunakan suntikan yang ujungnya sudah disambung dengan alat khusus
Hasil Print Bergaris dan Bolong-Blong
penyedotan manual catridge
  • Untuk alat yang disambung dengan suntikan bisa anda lihat pada gambar berikut ini. Untuk mendapatkannya anda bisa membelinya di toko peralatan printer.
Hasil Print Bergaris dan Bolong-Blong
Suntikan penyedot catridge epson
  • Pada saat dilakukan penyedotan manual catridge, posisi lubang catridge harus menghadap ke atas. Tujuannya supaya semua udara yang ada dalam catridge dapat tersedot.
  • Sedot catridge sampai tinta pada catridge tersebut penuh.
  • Langkah terakhir pasang kembali semua catridge seperti semula setelah itu lakukan proses head cleaning. Jika hasil noozle check ada yang bolong meskipin sudah head cleaning, coba head cleaning sekali lagi. Jika ternyata setelah head cleanig yang kedua hasil noozle checknya masih ada yang bolong namun posisinya berubah dari hasil noozle check sebelumnya, maka kemungkinan tinta belum turun sempurna ke bagian print head, jadi solusinya adalah coba diamkan printer sekitar 2-3 jam setelah itu coba noozle check lagi. 
  • Namun apabila setelah dua kali dilakukan head cleaning tidak ada perubahan, kemungkinan noozle pada print head tersumbat. Hal ini kemungkinan disebabkan karena kondisi tinta yang minim pada catridge yang terlalu lama. solusinya lakukan perendaman dengan cairan head cleaner.
2. Print head tersumbat atau buntu 

Penyebab utama hasil print pada printer epson seri L tidak sempurna adalah karena ada masalah pada bagian print head. Masalah tersebut adalah tersumbatnya noozle pada print head tersebut sehingga aliran tinta pada saat proses print menjadi terhambat. Permasalahan Print head tersumbat atau buntu  ini tidak hanya dapat terjadi pada printer Epson seri L saja, namun semua jenis printer bisa mengalami masalah tersebut. Kerusakan ini bisa disebabkan oleh banyak faktor baik dari karena keteledoran pemakainya, kurangnya perawatan ataupun karena usia pemakaian  yang sudah cukup lama. Berikut in ada beberapa penyebab terjadinya print head tersumbat
  • Minimnya tinta pada catridge seperti yang sudah dijelaskan di atas,
  • Printer jarang digunakan. Printer yang jarang digunakan juga menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan print head tersumbat.
  • Penggunaan tinta yang tidak tepat atau berkualitas buruk. Untuk pemakaian tinta, usahakan menggunnakan tinta yang original atau tinta merek lain yang memiliki kulitas yang bagus. 
  • Penempatan printer yang tidak tepat. Printer yang diletakan di tempat yang panas atau diletakan tepat dibawah AC biasanya lebih sering mengalami masalah hasil print yang tidak normal yang disebabkan karena tersumbatnya print head.
  • Kurangnya perawatan. Perawatan sangatlah diperlukan supaya umur pemakaian printer lebih awet. Perawatan ini termasuk pengisiian tinta yang tepat waktu, serta melakukan pengecekan catridge untuk menghindari minim atau kosongnya tinta pada catridge tersebut. Jika memang tinta catridge sudah mulai minim maka bisa dilakukan cara yang sudah saya jelaskan di atas.
3. Ada gelembung udara pada print head

Adanya gelembung udara pada print head biasanya disebabkan karena kondisi catridge yang minim tinta seperti yang saya jelaskan pada poin sebelumnya. Meskipun sudah dilakukan penyedotan pada bagian catridge, namun biasanya hasil print masih tetap kurang bagus atau bolong-bolong. Hal ini karena tinta belum sepenuhnya masuk ke ruang print head yang disebabkan karena ada gelembung udara. Cara mengatasinya bisa menggunakan fungsi head cleaning setelah itu diamkan beberapa jam kemudian lakukan test print. Selain itu juga untuk mempercepat proses, kita bisa menggunakan fitur Power Ink Flushing. Namun dengan menggunakan fitur ini akan menyebabkan tinta yang dibuang cukup banyak sehingga jika tidak menggunakan tabung pembungan ekternal, maka tempat pembuangan yang ada pada printer akan cepat penuh.

Baca Juga :
4. Mainboard bermasalah

Berdasakan pengalaman dalam memperbaiki printer, hasil cetakan yang tidak sempurna seperti bergaris, atau bolong-bolong atau bahkan kosong juga bisa disebabkan karena ada kerusakan pada bagian mainboard. Namun kasus ini memang bisa dikatakan jarang terjadi. Hanya keitas 5% yang mengalami permasalahan ini.

5. Print Head Rusak

Rusaknya print head juga menjadi penyebab terjadinya hasil print yang tidak normal. Kerusakan print head bisa terjadi karena telatnya penanganan ketika adanya masalah atau gangguan seperti yang sudah dijelaskan pada poin-poin di atas.

Hasil Print Bergaris dan Bolong-Blong
Print head printer Epson L series
Untuk mengatasi masalah ini, tidak ada jalan lain selain mengganti print head dengan yang baru dan tentunya sesuai dengan tipe printernya.

Catatan:
  • Proses head cleaning pada printer jangan dilakukan secara terus-terusan karena bisa menyebabkan print head menjadi over heat dan rusak. Jadi cara yang tepat adalah lakukan head cleaning satu kali, setelah itu tes nozzle, jika hasil nozzle masih bolong-bolong, maka lakukan head clening sekali lagi. Setelah itu tes nozzle lagi. Jika hasil nozzle masih cacat, coba diamkan printer beberapa jam setelah itu lakukan tes nozzle lagi. Jika masih cacat lakukan head cleaning lagi. Jika ternyata hasil test nozzle masih cacat itu menandakan print head dalam keadaan tersumbat. Untuk memperbaikinya lakukan perendaman dengan menggunakan cairan head cleaner sekitar 6 jam. 
  • Pada saat head cleaning atau power ink flushing, penutup tabung tinta harus dibuka terlebih dahulu.
Itulah pembahasan tentang beberapa penyebab terjadinya kerusakan berupa hasil print yang tidak bagus seperti bergaris atau bolong-bolong. Saya berharap semoga tulisan ini memberikan manfaat untuk para pembaca semuanya. Akhir kata saya mengucapkan terima kasih atas kunjungannya dan jangan lupa untuk like, share dan subscibe blog sederhana ini.

Artikel Terkait

Menulis dari berbagai pengalaman pribadi, bekerja sebagai teknisi, meskipun masih sebagai teknisi awam tetapi selalu ingin berbagi pengalaman dan ilmu yang kang wiran dapatkan...

5 komentar

Tata tertib berkomentar
1. Komentar harus relevan dengan konten yang dibaca
2. Menngunakan bahasa yang sopan
3. Tidak mengandung unsur SARA or Bullying.
4. Dilarang SPAM
5. Dilarang menyisipkan link pada isi komentar. Aktif ataupun tidak.

Terimakasih.
EmoticonEmoticon