Pengertian Adaptor Fungsinya dan Jenis-jenisnya

Posted on

Pengertian adaptor

Secara umum Adaptor adalah rangkaian elektronika yang berfungsi untuk mengubah  tegangan AC  (arus bolak-balik) yang tinggi menjadi tegangan DC (arus searah) yang lebih rendah.

Seperti yang kita tahu bahwa arus listrik yang kita gunakan di rumah, kantor dll, adalah arus listrik dari PLN ( Perusahaan Listrik Negara ) yang didistribusikan dalam bentuk arus bolak-balik atau AC.
Akan tetapi, peralatan elektronika yang kita gunakan hampir sebagian besar membutuhkan arus DC dengan tegangan yang lebih rendah untuk pengoperasiannya.  Oleh karena itu diperlukan sebuah alat atau rangkaian elektronika yang bisa merubah arus dari AC menjadi DC serta menyediakan tegangan dengan besar tertentu sesuai yang dibutuhkan. Rangkaian yang berfungi untuk merubah arus AC menjadi DC tersebut disebut dengan istilah DC Power suply atau adaptor.

Rangkaian adaptor ini ada yang dipasang atau dirakit  langsung pada peralatan elektornikanya dan ada juga yang dirakit  secara terpisah.  Untuk adaptor yang dirakit secara terpisah biasanya merupakan  adaptor yang bersipat universal yang mempunyai tegangan output yang bisa diatur sesuai kebutuhan, misalnya 3 Volt, 4,5 Volt, 6 Volt, 9 Volt,12 Volt dan seterusnya. Namun selain itu ada juga adaptor yang hanya menyediakan besar tegangan tertentu dan dipetuntukan untuk rangkaian elektronika tertentu misalnya adaptor laptop dan adaptor monitor.

Fungsi adaptor

Seperti yang sudah dijelaskan pada uraian di atas bahwa adaptor adalah sebuah rangkaian elektonika yang berfungsi untuk merubah arus AC menjadi arus DC dengan  besar tegangan tertentu sesuai yang dibutuhkan .

Bagian-bagian adaptor

Pada sebuah adaptor terdapat beberapa bagian atau blok yaitu trafo (transformator), rectifier (penyearah) dan filter

Trafo ( Transformator )

Adalah sebuah komponen yang berfungsi untuk menurunkan atau menaikan tegangan  AC sesuai kebutuhan. Pada sebuah adaptor, trafo yang digunakan adalah trafo jenis step down atau trafo penurun tegangan.

transformator
Trafo step down

Trafo tediri dari 2 bagian yaitu bagian primer dan bagian sekunder, pada masing-masing bagian terdapat lilitan kawat email yang jumlahnya berbeda. Untuk trafo step-down, jumlah lilitan primer akan lebih banyak dari jumlah sekunder. Lilitan Primer merupakan input dari pada Transformator sedangkan Output-nya adalah pada lilitan sekunder. Meskipun tegangan telah diturunkan, output dari Transformator masih berbentuk arus bolak-balik (arus AC) yang harus diproses selanjutnya.

Rectifier (Penyearah )

Pengertian Adaptor  Fungsinya dan jenis-jenisnya
Rangkaian adaptor

Dalam rankaian adaptor atau catu daya, tegangan yang sudah di turunkan oleh trafo, arusnya masih berupa arus bolak-balik atau AC. Karena arus yang dibutuhkan oleh rangkaian elektronika adalah arus DC, sehingga harus disearahkan terlebih dahulu. Bagian yang berfungsi untuk menyearahkan arus AC menjadi DC pada adaptor disebut dengan istilah rectifier ( penyearah gelombang ). Rangkaian Rectifier biasanya terdiri dari komponen Dioda. Pada rangkaian adaptor rangkaian rectifier ini terdiri dari 2 jenis yaitu:

1. Half Wave Rectifier : menggunakan 1 dioda penyearah

image source :electronics-tutorials.ws

2. Full Wave Rectifier : menggunakan 2 atau 4 dioda penyearah

menggunakan 4 dioda  image source: electronics-tutorials.ws
menggunakan 2 dioda – image source: electronics-tutorials.ws

3. Filter (Penyaring)

Filter adalah bagian yang berfungsi untuk menyaring atau meratakan sinyal arus yang keluar dari bagian rectifier. Filter ini biasanya terdiri dari komponen Kapasitor (Kondensator) yang berjenis Elektrolit atau ELCO ( Electrolyte Capacitor ).

Pengertian Adaptor  Fungsinya dan jenis-jenisnya
elco filter

Sebenarnya dengan adanya  bagian trafo, rectifier dan filter syarat dari sebuah adaptor sudah terpenuhi, namun terkadang tegangan yang dihasilkan biasanya tidak stabil sehingga diperlukan bagian lain yaitu yang berfungsi untuk menstabilkan tegangan dan mendapatkan tegangan yang akurat. Bagian tersebut adalah bagian regulator atau pengatur tegangan.

Voltage Regulator ( Pengatur Tegangan )

Untuk menghasilkan tegangan dan Arus DC yang tetap dan stabil , diperlukan bagian Voltage Regulator yang berfungsi untuk mengatur tegangan sehingga tegangan Output tidak dipengaruhi oleh suhu, arus beban dan juga tegangan input yang berasal Output Filter. Voltage Regulator pada umumnya terdiri dari Dioda Zener, Transistor atau IC .

Pengertian Adaptor  Fungsinya dan jenis-jenisnya
Voltage Regulator

Pada DC Power Supply yang canggih, biasanya Voltage Regulator juga dilengkapi dengan Short Circuit Protection ( perlindungan atas hubung singkat ), Current Limiting ( Pembatas Arus ) ataupun Over Voltage Protection ( perlindungan atas kelebihan tegangan ).

Jenis Adaptor 

Secara Umum adaptor terbagi menjadi dua jenis yaitu adaptor konvensional dan adaptor menggunakna sistem switching atau SMPS

1. Adaptor atau catu daya konvensional

Pada adaptor atau catu daya konvensional, tegangan AC ini lebih dahulu diturunkan melalui sebuah transformator step-down kemudian disearahkan dengan dioda (rectifier) dan diratakan dengan kapasitor elektrolit.  Prinsip adaptor jenis ini masih menerapkan mode pengubahan tegangan ac ke dc menggunakan  transformator step-down sebagai komponen utama penurunan tegangan. Pada adaptor ini besarnya arus yang dihasilkan bertumpu pada arus yang dihasilkan oleh trafo penurun tegangan  Jenis adaptor ini adalah jenis adaptor sudah dijelaskan pada pembahasan  di atas. Peralatan yang masih menggunakan adaptor konvensional diantarany adalah radio tape, amplifier dan sebagainya..

2. Adaptor Switching (SPMS)

Adaptor sistem switching adalah penyempurnaan dari jenis adaptor konvensinal yang masih mempunyai banyak kelemahan. Adaptor dengan sistem ini tidak lagi menggunakan trafo stepdown seperti adaptor konvensinal. sistem pada rangkaianya pun sangat berbeda dengan adaptor jenis konvensional..

Tentang pembahasan adaptor jenis ini akan dibahas secara kuhus pad artikel selanjutnya.

Adaptor yang menggunakan sistem switching diantanya adalah Televisi, power supply PC, adaptor laptop, dan peralatan canggih lainnya.

Itulah pembahasan mengenai adaptor, semoga bermanfaat,, jika ada masukan atau pertanyaan silahkan sampaikan pada kotak komentar yang sudah disediakan.

2 thoughts on “Pengertian Adaptor Fungsinya dan Jenis-jenisnya

  1. Kalau adaftor bekas monitor ga akan kuat,, memang ampli bisa nyala tapi kemungkinan performa akan jelek, atau bahkan adaptor jadi overload dan tr akan sangat panas bahkan bisa kebakar,, suara akan sember,, atau ampli akan mati sendiri ketika volume di keraskan,, minimal 5A pure

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *